Make your own free website on Tripod.com
" AIR BAH MENDATANG"

"Ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah; orang itu menggali lubang dalam-dalam dan meletakkan dasarnya di atas batu" Lukas 6: 48.

    HIDUP KITA dapat saja dibandingkan seperti rumah-rumah yang menghadapi air bah maha dahsyat. Dan tentu saja hanya rumah yang berfondasi kokoh kuat akan tetap berdiri (Luk. 6: 48). Hidup kita akan kokoh kuat bila kita sudi mendengarkan firman Allah dan melakukannya (Luk. 6: 47). Jangan sampai ketika kita membuat dasar pada hidup kita ini lain selain Dia, sebab "tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus" (1 Kor. 3: 11). Kita juga harus berdasar pada tubuh Kristus, yakni GerejaNya, yang dibangun di atas para rasul dan para nabi (Ef.2: 20; Why.21: 14).
    Kita membangun fondasi cukup kuat bagi hidup kita dengan menyerahkan hidup kita kepada Yesus dan menghayati janji-janji baptis kita sepenuhnya. Kita juga harus seperti Yesus mencintai Gereja sedemikian sehingga kita juga mau memberikan hidup kita untuk Gereja (Ef.5: 25). Guna memiliki fondasi kuat bagi hidup kita perlulah kita mengetahui apa yang diajarkan oleh pengganti para rasul, yakni para uskup seluruh dunia sepanjang zaman. Dengan demikian kita dengan mudahtunduk dan perlu kita dengarkan suara Paus (Mat.16: 18), yang memiliki pelayanan profetis, dan bersama para uskup, memiliki hak menguji dan menegaskan nubuat-nubuat sejati.
    Biasanya fondasi-fondasi itu diletakkan jauh sebelum terjadi air bah menghantamnya. Maka dirikan fondasi hidup anda sekarang ini juga. Dirikanlah itu untuk menahan segalanya yang mungkin akan menimpa kita!
 

Sie. Pewarta